Lompat ke isi utama

CARA CEPAT BELAJAR RILIS

by Global Trainers

tribetalkmarch
tribetalkmarch

Sarah Chermely, Les Mills US

“Selama bertahun-tahun saya belajar rilis baru cuma dengan menonton video Masterclass saja. Dan perlu waktu yang lama sampai saya bisa karena fokus saya selalu terganggu oleh pakaian, lampu atau cara mengajar para Presenter. Suatu hari saya pakai cara yang berbeda dan saya berhasil menguasainya dengan cepat! Pertama, saya dengarkan musiknya sesering mungkin (sambil bebersih rumah, nyetir mobil, mengangkat beban), kemudian saya nonton Masterclassnya sambil menulis koreonya. Dengan menuliskan koreo itu membantu saya mengingatnya. Karena saya sudah hapal musiknya, maka saya tahu mana tinggi dan rendahnya yang menyatukan rilisnya dengan lebih cepat! Sekarang dalam waktu total 2-3 jam saya bisa menghapal BODYPUMP, LES MILLS SPRINT 30 menit dan BODYSTEP 4-6 jam.”

 

Justin Riley, Les Mills Inggris

“Cara saya adalah ‘berlatih paksa’. Saya berlatih menggunakan film Masterclass yang suara Presenternya saya matikan dan saya berpura-pura mengajar track kepada member saya. Saya bergerak mengikuti musik dan meneriakkan instruksi dengan lantang sambil diganggu oleh anjing saya, TV bahkan menyahut saat ditanya orang rumah. Hal-hal tadi membantu saya dalam menilai sejauh mana saya mengerti track itu. Kalau saya bisa melakukannya sesuai alur sambil diganggu olah hal-hal tadi maka artinya saya berhasil!

Situasi di kelas saat kita mengajar ada banyak hal yang mengalihkan konsentrasi kita terhadap koreo.

Kalau saya lupa saya akan lihat catatan Materclass dan lakukan lagi. Akan saya ulangi lagi latihan yang sama pada track itu dan perbaiki yang salah tadi. Ini dimaksudkan untuk membawakan keadaan yang sebenarnya ke dalam latihan saya di rumah.

Fokus ke musik dan gerakan saja memang sangat mudah yang memberikan sensasi palsu kepada anda serasa anda telah benar-benar mengerti untuk mengajar dan mengatasi gangguan fokus anda.”

 

Ibaa Al Masri, Les Mills Timur Tengah

“Belajar tanpa diganggu media sosial! Saat menonton Masterclass, jauhkan HP anda; tidak sambil texting, tidak sambil melihat feeds anda terus-menerus… karena waktu belajar tersebut adalah sangat berharga dan mental andalah yang akan tergambar dalam cara mengajar anda. Jangan sampai fokus anda terganggu karena Instagram; media sosial bisa kapan saja, tapi rilis baru tidak bisa kapan saja!

3 hal utama dalam proses belajar yang efektif:

  1. Jangan teralihkan oleh hal-hal sepele seperti rambut anda atau pakaian anda di depan cermin di studi, yakinlah bahwa anda sudah OK!
  2. Pakai telpon genggam anda untuk merekan teknik dan instruksi anda, dan beranikan diri untuk melihatnya kembali meskipun rasanya anda tidak ingin. Penilaian diri sendiri adalah cara ampuh untuk pengembangan diri.
  3. Sediakan kertas selalu untuk mencatat bagian-bagian yang perlu anda fokuskan lagi waktu mengajar. Jangan beranggapan anda ingat bagian-bagian itu, karena mungkin anda tidak akan ingat!

 

Sebagai pengingat untuk anda, anda bisa tambahkan judul track di catatan koreo anda. Kita tahu track 3 BODYATTACK bersifat ceria/gembira, maka anda bisa beri judul ‘3 Set yang sama’, atau ’32 Jack di akhir’? Kalau BODYPUMP coba beri judul ‘6 Row’ untuk track 4, untuk track 8 coba beri judul ‘7 Rear Delts’. Judul-judul tersebut membantu anda mengingat kembali rilis-rilis lama. Yang paling ingin anda hindari adalah koreo anda selesai padahal lagunya masih ada… jangan sampai!

Juga, bagian glossary bukan Cuma untuk pendatang baru; karena bagian ini selalu diperbarui. Lihatlah lagi bagian itu waktu anda belajar rilis dan manfaatkan untuk memperkaya instruksi verbal anda.

Dan ingatlah, jika anda masih sering bergerak di luar tempo waktu berlatih, atau lupa koreo selanjutnya apa, maka itulah juga yang akan terjadi saat anda mengajar, intinya kalau anda berlatih dengan sempurna, maka sempurna juga kelas sesungguhnya yang akan anda pimpin.”

 

Mathilda Björck, Les Mills Nordik

“Saya selalu nonton Masterclass dulu supaya dapat feelnya rilis tersebut, melihat gerakannya dan mendengar instruksinya. Kemudian saya dengar musiknya dan lakukan gerakannya, melatih keduanya secara fisik supaya badan saya terbiasa. Saya baca Fokus Track agar mengenal tracknya dan catatan koreo saya pakai ketika berlatih. Dengan melakukan rutin ini, instruksi saya tersampaikan dengan natural dan lebih mudah dalam mempersiapkannya.”

tt-march1

 

Matt Thraxton, Les Mills Cina

Musik

“Saya selalu mulai dari musik. Saya coba mendengarkannya sesering mungkin: waktu mandi, di mobil, di kereta, waktu latihan, waktu masak makan malam, waktu mencuci pakaian. Lirik-lirik tertentu, pola, bunyi alat musik dan ciri-ciri musik mulai tercipta di kepala saya. Saya tahu, semakin saya memahami musiknya, maka semakin alami dan santai rasanya waktu saya mengajar. Biasanya saya mendengarkan rilis beberapa kali berturut-turut untuk mengenal rasa untuk kelanjutan suatu latihan tertentu, selain itu playlist saya dalam mode shuffle untuk menguji pemahaman saya untuk masing-masing track.”

Koreografi

“Yang kedua, saya menghapal catatan koreonya dan menggunakan pulpen warna untuk menandakan pola-pola dan blok-blok latihan. Dengan demikian jadi lebih cepat, mudah belajar koreonya dan membantu saya menghapalkannya jadi sudah tidak sulit lagi saat saya mengajarkannya. Saya juga menulis banyak petunjuk, saran dan catatan di situ misalnya ciri-ciri musik, transisi-transisi sulit, apa saja instruksinya, petunjuk waktu: apa saja yang membantu proses belajar dan yang membantu saya untuk melihat poin-poin berbeda yang unik dalam rilis ini.”

Musik (lagi)

“Yang ketiga, saya akan mendengarkan musiknya lagi, tapi kali ini sambil saya membayangkan koreonya dan petunjuk-petunjuk gerakan serta instruksi di kepala saya. Hal ini membantu menyerap semuanya dan memberikan rasa percaya diri kepada saya bahwa saya mengenal rilis ini dengan sangat baik, jadi waktu saya mengajar saya tidak harus menghapal koreo lagi, dan karakter musik akan masuk dengan sendirinya.”

 

Ramsey Clark Amaba, Les Mills Timur Tengah

“Pertama, saya mendengar rilis berulang-ulang selama dua atau tiga hari untuk membiasakan diri saya dengan musiknya.

Lalu belajar semuanya, dan berlatih di depan cermin. Lebih baik ada orang lain yang berlatih bersama anda! Karena lebih seru dan dapat membantu menilai performa anda.

 

Eric Kouka, Les Mills Amerika Serikat

“BODYPUMP 113: When practicing at home I've found it helpful to learn the pattern blocks first, then place them into the music.

“BODYPUMP 113: Waktu berlatih di rumah, saya fikir lebih baik belajar pola-pola blok, lalu sandingkan dengan msuinya.

“Contoh, track untuk Back cukup sulit dengan set 2 dan 4 dan 2/2 Deadrow, Deadlift dan High Pull combo, dan 4x Clean & Presses. Sedangkan set 3 & 5 ada Double Deadrow sebagai awalan yang dilanjutkan dengan combo, lalu 8x Clean & Presses.

“Memahami tiap track dengan cara ‘set by set’ membantu saya menguasai perubahan secara keseluruhan. Lalu yang cukup saya lakukan selanjutnya yaitu menggabungkan set-set itu. Dengan demikian, kalau saya terkendala di satu bagian atau pada sebuah transisi, hal itu tidak terlalu menyulitkan. Karena saya hapal yang lainnya, jadi saya hanya harus fokus pada 10-20 detik pada bagian yang bermasalah.

“RPM 86: Latihannya didominasi oleh blok-blok latihan yang berulang-ulang. Terutama track 3,5 dan 6. Meski demikian track 2 dan 4 mulai terasa sensasinya! Ada transisi terus-menerus dan banyak perubahan Kecepatan, Resistensi dan Posisi. Fahami. Musiknya. Musik akan memberitahukan anda apa yang harus anda lakukan namun sebagai Instruktur kita harus pre-cue ketiga transisi tadi agar member anda melakukannya sesuai dengan irama musik. Ada banyak transisi, jadi petunjuk anda harus tepat (tentunya dengan cara RPM yang ceria).”

tt-march2

 

Amany Wen, Les Mills China

“3 cara penting dalam belajar

  1. Tonton video Masterclass
  2. Dengarkan musik
  3. Hapalkan catatan koreonya dan catat tips dan ide mengajar pada secarik kertas

 

3 cara utama dalam mengajar:

  1. Pada minggu pertama pakai instruksi yang sederhana, agar member anda dapat mengikuti instruksi anda dengan benar.
  2. Tambahkan instruksi tahap kedua pada minggu kedua berdasarkan instruksi dasar pada minggu pertama.
  3. Pada minggu ketiga, mulai tambahkan nilai edukasi dan dorongan semangat pada instruksi anda.”

 

Amal Fatta, Les Mills Timur Tengah

“Saya belajar satu per satu, jadi saya tidak bingung dibuatnya. Saya belajar BODYCOMBAT sampai selesai dari awal hingga akhir sebelum saya mulai belajar BODYBALANCE.

Cara belajar:

  1. Dengarkan musiknya, wkatu terbaik bagi saya adalah di mobil
  2. Cari lirik lagu di Google dan cobalah menyanyikannya. Ini untuk membantu saya menyesuaikan suara saya dengan karakter musiknya.
  3. Jika saya kesulitan untuk “nyambung” dengan musiknya, saya akan coba melalui lirik, melody atau ritmenya.
  4. Kemudian saya tonton video Masterclass dan mempraktekkannya secara fisik berlatih track pertama. Saya akan lakukan hal yang sama untuk track kedua dan seterusnya.

Untuk mengajar rilis baru:

Selama dua kelas pertama saya akan ajarkan gerakan-gerakan baru serta opsi-opsi gerakannya. Biarkan para peserta membiasakan diri dengan musik dan gerakan-gerakan baru.”

 

Pedro Zhai, Les Mills Cina

  1. Tonton video Masterclass beberapa kali, sambil perhatikan teknik termasuk awal dan akhir track.
  2. Berlatih di depan cermin mengikuti presentasi video Masterclass. Tujuannya untuk membiasakan badan anda dengan gerakan-gerakan baru sampai hafal.
  3. Pelajari koreonya dan dengarkan musiknya untuk menemukan pola dan kesamaannya, juga menemukan keunikan dari sebuah rilis tertentu.

 

Nadia Hassan, Les Mills Amerika Serikat

“Saya belajar secara visual jadi saat ada rilis baru, saya cetak catatan koreonya dan saya beri warna setiap blok latihan yang sama. Di BODYCOMBAT, adalah A, B, C, dan seterusnya. Di BODYPUMP, saya beri warna blok latihan dengan 1,2,3 yang sama dengan warna yang sama. Sehingga, waktu saya mengajar, saya bisa lihat dari warnanya. Saya tahu, di Back Track ada 2 set warna hijau sebelum 2 set warna biru.”

 

Adam Gripenblom, Les Mills Nordik

“Cara saya belajar THE TRIP, pertama, saya selalu mendengarkan lagunya selama beberapa hari untuk mengenal karakter semua track dan rilis secara keseluruhan. Kedua, saya buat catatan-catatan dan menciptakan draft saya sendiri dan menyaring SATU HAL dari TRACK TIP untuk memastikan fokus saya jelas. Ketiga, saya tonton tiap track yang terpisah dari catatannya, mula-mula dengan suara presenternya dan tanpa suara presenternya (hanya melihat gerakannya saja); ini membantu saya menghapal koreo dan mendengar instruksi khusus dan lain-lain yang terkait dengan TRACK TIP. Setelah saya hapal koreonya, saya putar video Masterclass dari awal sampai akhir di dalam studio dan saya tambahkan EXTERNAL OBJECTIVES untuk masing-masing blok dan merancang instruksi saya berpedoman pada apa yang saya ingin peserta saya dapatkan dan saya pastikan semua itu terhubung dengan TRACK TIP.”